scispace - formally typeset
Search or ask a question
JournalISSN: 1412-811X

Agrokompleks (Pangkep) 

Politeknik Pertanian Negeri Pangkajene Kepulauan
About: Agrokompleks (Pangkep) is an academic journal published by Politeknik Pertanian Negeri Pangkajene Kepulauan. The journal publishes majorly in the area(s): Physics & Animal science. It has an ISSN identifier of 1412-811X. Over the lifetime, 23 publications have been published receiving 1 citations. The journal is also known as: Jurnal Perikanan, Perkebunan dan Agribisnis.

Papers
More filters
Journal ArticleDOI
TL;DR: Pandemi COVID-19 as discussed by the authors telah menimbulkan dampak negative terhadap berbagai aspek kehidupan seperti kesehatan, obat-obatan, gaya hidup, perekonomian, and lain-lain.
Abstract: Pandemi COVID-19 telah menimbulkan dampak negative terhadap berbagai aspek kehidupan seperti kesehatan, obat-obatan, gaya hidup, perekonomian dan lain-lain. Salah satu aspek yang penting adalah fluktuasi harga karena fluktuasi harga yang tinggi sangat berpengaruh terhadap kemampuan daya beli masyarakat. Oleh sebab itu, penelitian ini mencoba untuk memantau fluktuasi harga yang terjadi di tingkat produsen, pedagang dan pengecer. Beberapa bahan makan pokok yang dipantau adalah beras medium, cabai merah keriting, cabai rawit merah dan bawang merah. Kegiatan pemantauan dilakukan oleh peneliti dan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan DIY di daerah Yogyakarta, Sleman, Bantul, Kulon Progo dan Gunungkidul selama periode Maret 2021. Pengumpulan data-data mengenai harga pangan pokok dilakukan dengan menggunakan metode panel harga. Data-data yang diperoleh kemudian dianalisis secara deskriptif berdasarkan tingkat perbedaan harga pada setiap tingkat.

1 citations

Journal ArticleDOI
TL;DR: In this article , aplikasi kincir menjadi salah satu upaya untuk mengatasi berbagai masalah tersebut, dengan melakukan budidaya udang vaname pada tambak intesitif sangat bergantung pada suplai oksigen.
Abstract: Udang vaname (Litopenaeus vannamei) merupakan salah satu komoditas perikanan yang banyak diminati oleh masyarakat, sehingga semakin meningkat permintaan akan udang vaname dari tahun ke tahun. Salah satu upaya untuk memenuhi permintaan tersebut yaitu dengan melakukan budidaya udang secara intensif. Budidaya udang vaname pada tambak intesitif sangat bergantung pada suplai oksigen, sehingga ketika tidak terpenuhi kebutuhan suplai oksigen maka muncul masalah seperti udang mudah stress, menurunnya daya tahan tubuh, dan bahkan jika suplai oksigen yang tinggi dapat berunjung pada kegagalan budidaya atau produksi udang menurun. Oleh karena itu, aplikasi kincir menjadi salah satu upaya untuk mengatasi berbagai masalah tersebut. Tujuan dilakukan studi ini untuk mengetahui tingkat konsumsi oksigen udang vaname pada tambak intensif. Metode pelaksanaan yang dilakukan yaitu menentukan jumlah kincir, penempatan kincir, pengaturan fungsi kincir, dan menyuplai oksigen dari kincir. Berdasarkan kegiatan aplikasi kincir pada tambak intensif dengan padat tebar 150 ekor/m², luas 476 m², dengan pemeliharaan selama 106 hari diperoleh berat rata-rata 22,37 gram/ekor, size udang 45,90, biomassa produksi 1620,50 kg, FCR 1,23 dengan SR 99,91%. Dengan demikian aplikasi kincir dapat menjaga kebutuhan oksigen dan meningkatkan produksi udang vaname pada tambak intensif.
Journal ArticleDOI
TL;DR: In this article , a model bisnis ying diigunakan untuk mengembangkan agroindustri obat herbal adalah strategi bisnis model kanvas.
Abstract: Salah satu model bisnis yang diigunakan untuk mengembangkan agroindustri obat herbal adalah strategi bisnis model kanvas. Tujuan penelitian adalah mengetahui analisis usaha dan pengembangan strategi business model canvas pada agroindustri obat herbal di CV. Bina Syifa Mandiri Yogyakarta. Metode penelitian dilaksanakan melalui pendekatan aksi partisipatif dan analisis deskriptif. Jenis data yang digunakan adalah data primer dan sekunder, sumber data berdasarkan observasi, wawancara, dokumentasi, dan studi pustaka. Analisis data yang digunakan adalah analisis usaha dan analisis business model canvas. Hasil penelitian ini adalah sebagai berikut: 1) Hasil analisis usaha diketahui biaya tetap sebesar Rp 1.419.150 dan biaya variabel sebesar Rp 4.682.000 serta biaya produksi sebesar Rp 6.101.150. Total penerimaan sebesar Rp 10.000.000 dan total keuntungan sebesar Rp 3.898.850, 2) pengembangan strategi business model canvas menunjukkan bahwa segmen pelanggan (customer segments) adalah penderita obesitas dan diabetes serta semua kalangan usia, dengan menawarkan value propositions meliputi kualitas bahan baku, tidak menimbulkan efek samping, kemasan menarik, tersertifikasi halal, dan produk mudah ditemukan konsumen. Saluran penjualan secara langsung (direct selling) dan tidak langsung serta melakukan hubungan pelanggan dengan personal assistance. Kegiatan utama produksi, packing dan pemasaran dengan sumber daya fisik, manusia, finansial, dan intelektual. Hal tersebut berdampak baik agar perusahaan memiliki mitra (key partnership) yaitu pemasok bahan baku, baleomol, reseller, agen, distributor, dropshiper dan rumah kemasan. Pendapatan (revenue stream) didapatkan dari penjualan obat herbal dengan struktur biaya (cost structure) yang terdiri dari biaya tetap dan biaya variabel.
Journal ArticleDOI
TL;DR: Tanaman sagu atau rumbia (Metroxylon sago) merupakan tanaman penghasil pati sagu ying dimana padi sagu menjadi sumber karbohidrat as mentioned in this paper .
Abstract: Tanaman sagu atau rumbia (Metroxylon sago) merupakan tanaman penghasil pati sagu yang dimana pati sagu menjadi sumber karbohidrat. Tanaman sagu memiliki banyak manfaat, daunnya dapat dijadikan atap, empulur dijadikan pati, kulit batang pohon sagu dijadikan briket, dan ampas empulur dijadikan pupuk organik. Selain itu abu dari pelepah pohon sagu dapat dijadikan bahan untuk bedak dingin. Antikoksidan dari abu pelepah sagu ini dapat diperoleh dengan melalui proses ekstraksi menggunakan pelarut etanol 70 % dalam alat ekstraktor soxhlet. Antioksidan dapat berfungsi untuk melindungi sel-sel dari kerusakan yang disebabkan oleh adanya molekul yang tidak stabil dimana dikenal sebagai radikal bebas. Antioksidan dapat menyumbangkan elektron kepada molekul radikal bebas, sehingga dapat menstabilkan radikal bebas dan dapat menghentikan reaksi berantai. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui golongan senyawa kimia yang terdapat dalam abu pelepah sagu. Pengujian dilakukan menggunakan abu pelepah sagu yang diekstrak menggunakan metode soxhlet dengan pelarut etanol 70 %, kemudian di lakukan pengujian GC-MS untuk mengidentifikasi senyawa aktif yang terdapat dalam abu pelepah sagu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa senyawa yang terdapat di dalam abu pelepah sagu yaitu senyawa antioksidan kurkumin yang merupakan senyawa turunan dari polifenol dengan rumus kimia C21H20O6.
Journal ArticleDOI
TL;DR: Penelitian in this paper dilaksanakan pada Februari-Maret 2022 di Labolatorium and Hatchery Ikan Air Laut, Jurusan Budidaya Perikanan, Politeknik Pertanian Negeri Pangkep.
Abstract: Peningkatan produksi ikan nila dapat diwujudkan dengan metode budidaya intensif, namun pada kondisi budidaya dengan taraf intensif dapat meningkatkan peluang ikan nila untuk terserang berbagai penyakit. Berbagai upaya dilakukan untuk mengendalikan penyakit bakteri, diantaranya adalah melalui penggunaan bahan imunostimulan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi penggunaan ekstrak bawang putih dalam meningkatkan performa imunitas dan pertumbuhan benih ikan nila. Penelitian ini dilaksanakan pada Februari-Maret 2022 di Labolatorium dan Hatchery Ikan Air Laut, Jurusan Budidaya Perikanan, Politeknik Pertanian Negeri Pangkep. Penelitian menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 4 perlakuan dengan 3 kali ulangan. Perlakuan P0 (kontrol/tanpa penambahan ekstrak bawang putih), P1 (5 g/kg pakan), P2 (10 g/kg pakan), P3 (15 g/kg pakan). Benih yang digunakan berkuran 2-3 cm dengan padat tebar 15 ekor/wadah, menggunakan wadah ember plastik volume 20 liter. Parameter uji terdiri atas total leukosit, aktivitas fagositosis, pertumbuhan bobot mutlak, dan kelangsungan hidup. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan ekstrak bawang putih pada pakan dapat meningkatkan respon imun dan pertumbuhan ikan nila. Uji lanjut menunjukkan bahwa perlakuan dengan dosis 10 g/kg pakan (perlakuan P2) merupakan dosis terbaik, dengan meningkatkan total leukosit (770.417 sel/mL), aktivitas fagositosis (70,67%), pertumbuhan bobot mutlak (0,63 g), dan meningkatkan kelangsungan hidup ikan (82,22%).
Performance
Metrics
No. of papers from the Journal in previous years
YearPapers
202310
202213