scispace - formally typeset
Search or ask a question
JournalISSN: 2685-6794

Majalah Saintekes 

About: Majalah Saintekes is an academic journal. The journal publishes majorly in the area(s): Medicine & Physics. It has an ISSN identifier of 2685-6794. It is also open access. Over the lifetime, 10 publications have been published. The journal is also known as: Menggali Ilmu, Menggapai Prestasi.
Topics: Medicine, Physics, Business, Humanities, Marketing

Papers
More filters
Journal ArticleDOI
TL;DR: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana tinjauan dari kaidah fikih terhadap fatwa MUI seputar hukum autopsi as discussed by the authors .
Abstract: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana tinjauan dari kaidah fikih terhadap fatwa MUI seputar hukum autopsi. Kaidah fikih adalah prinsip pokok hukum dalam Islam yang dikemas dalam redaksi yang global dan diambil dari intisari Al-Qur’an, Al Hadits, serta Ijma sahabat. Majelis Ulama Indonesia adalah lembaga perkumpulan para ulama dari berbagai ormas di Indonesia yang salah satu tugasnya adalah mengeluarkan fatwa terhadap permasalahan-permasalahan kontemporer. Melalui penelitian kualitatif dengan pendekatan interpretasi dari redaksi fatwa MUI nomor 6 tahun 2009 tentang hukum bedah mayat, tulisan ini akan menunjukan peran kaidah fikih yang tertuang di dalamnya.
Journal ArticleDOI
TL;DR: In this paper , the difference in effectiveness between consuming black tea candy with sorbitol and placebo candy (sorbitol only) in reducing plaque accumulation was evaluated using a randomized controlled clinical trials (RCT) design and a single blind method.
Abstract: Background: The use of black tea as an anti-plaque and anti-caries material is still very limited in Indonesia. Various studies have shown the benefits of black tea which can reduce plaque scores, increase fluoride levels and inhibit the growth of Streptococcus mutans bacteria. The innovation of black tea in the form of candy is expected to be liked by children and does not eliminate its benefits as an alternative to anti-cariogenic ingredients. Objective: To determine the difference in effectiveness between consuming black tea candy with sorbitol and placebo candy (sorbitol only) in reducing plaque accumulation. Methods: This study is a experimental using a Randomized Controlled Clinical Trials (RCT) design and a single blind method. The research subjects consisted of 42 students at SDN 019 Cempaka Putih and SDN 03 Pagi Pasar Minggu, aged 7-8 years. The sample was selected based on the inclusion criteria of the study. The examination was carried out to determine plaque scores using the Loe and Sillness index and pufa index scores which were measured in 3 measurement times, namely day 1, day 7 and day 23. Results: The average PUFA index of research subjects was 1,05. The results of this study showed that there was a significant decrease in plaque scores in each group before and after consuming sweets on the 1st day, 7th day and 23rd day measurement (p-value 0.05). In the black tea group, there was a greater reduction in plaque scores than the placebo group.. Conclusion: Consuming black tea candy compared to placebo candy containing sorbitol had the same effectiveness in reducing plaque scores.
Journal ArticleDOI
TL;DR: In this article , the authors menggunakan jurnal yang diambil dari database sebanyak 20, dengan keyword pencarian jurnal, COVID-19, Mortalitas, and Diabetes.
Abstract: Diabetes Mellitus (DM) merupakan penyakit metabolik dengan ciri hiperglikemia yang terjadi karena kelainan sekresi insulin, kerja insulin, atau keduanya. COVID-19 adalah penyakit menular yang disebabkan oleh Severe Acute Respiratory Syndrome Coronavirus 2 (SARS-CoV-2) yang petama kali ditemukan di kota Wuhan, China pada bulan Desember 2019. COVID-19 yang disertai dengan diabetes mellitus diketahui mempunyai resiko prognosis yang lebih buruk daripada yang tidak disertai diabetes meliitus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat peningkatan mortalitas dalam kasus COVID-19 yang disertai diabetes mellitus.Jenis penelitian ini menggunakan Literature Review dengan menggunakan jurnal yang diambil dari database sebanyak 20, dengan keyword pencarian jurnal yaitu “COVID-19, Mortalitas, dan Diabetes”. Limitasi pencarian jurnal yaitu 2 tahun, berhubungan dengan COVID-19 yang merupakan penyakit baru. Penyaringan jurnal menggunakan PRISMA Flow Diagram, sehingga didapatkan jurnal yang sesuai dengan kriteria yang telah ditetapkan.Didapatkan 20 jurnal yang relevan dengan kriteria yang telah ditetapkan, dengan 18 jurnal mendukung hipotesis alternatif, dan 2 jurnal tidak mendukung. Jurnal yang paling mendukung hipotesis alternatif dengan Odd Ratio sebesar 12.234 (Cl 95% 4.126-36.272), p0.026 oleh Albitar, Ballouze, Ooi, et al., 2020, ditemukan juga bahwa diabetes tipe 1 dan tipe 2 yang merupakan penyerta COVID-19, mempunyai pengaruh yang besar dalam menaikan resiko kematian pasien COVID-19, dibuktikan oleh jurnal Barron, Bakhai, Kar, et al., 2020 dengan diabetes tipe 1 (HR 1.61(1.32-1.96)) dan diabetes tipe 2 (HR 1.61(1.54-1.67)), p0,0001, ditemukan juga bahwa pasien COVID-19 dengan riwayat diabetes mellitus juga mempunyai resiko kematian yang tinggi, dibuktikan oleh jurnal dari Yu, Lei, Li, et al., 2020 dengan (OR 2.34(1.45-3.76)), p0.005
Journal ArticleDOI
TL;DR: In this article , penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana perbedaan kepadatan jaringan ikat pada kanker payudara and penyakit fibrokistik (226,324 µm : 60,522 µm).
Abstract: Kanker payudara adalah keganasan yang berasal dari epitel duktus maupun lobules di jaringan payudara. Di sisi lain, penyakit fibrokistik adalah benjolan teraba di payudara dan terkait dengan siklus menstruasi. Karena gejala awal yang mirip, pada pemeriksaan klinis, penyakit fibrokistik sering salah didiagnosis sebagai kanker payudara. Oleh karena tingginya kasus kanker payudara di Indonesia, penentuan stadium klinis dan pemeriksaan histopatologi diperlukan untuk menentukan diagnosis dan tata laksana lebih lanjut.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana perbedaan kepadatan jaringan ikat dan perbedaan luas sel pada kanker payudara dan penyakit fibrokistik.Jenis penelitian ini adalah eksperimen dengan rancangan penelitian cross sectional. Sampel dalam penelitian ini adalah blok paraffin pasien kanker payudara dan penyakit fibrokistik di Rumah Sakit Islam Cempaka Putih Jakarta. Pengumpulan data ini dilakukan dengan data primer sediaan biopsi eksisi atau mastektomi pasien kanker payudara dan penyakit fibrokistik dan diolah menjadi sediaan slide menggunakan pewarnaan masson’s trichrome dan Hematoxylin Eosin. Analisis dilakukan menggunakan uji komparatif dua sampel yang tidak berpasangan dan distribusi tidak normal dengan uji Kolmogorov Smirnov.Penelitian ini menunjukkan bahwa rerata luas morfologi kelenjar pada kanker payudara lebih besar dibandingkan penyakit fibrokistik (226,324 µm : 60,522 µm). Berdasarkan hasil uji analisis didapatkan perbedaan yang bermakna secara statistik antara luas morfologi kelenjar pada kanker payudara dan penyakit fibrokistik. Semenetara jumlah jaringan ikat pada fibrokistik lebih banyak dibandingkan kanker invasif payudara. Kepadatan rata-rata jaringan ikat pada fibrokistik payudara sebesar 52%. Sedangkan kepadatan rata-rata jaringan ikat pada kanker payudara sebesar 29,17%. Berdasarkan hasil uji analisis Kolmogorov Smirnov didapatkan hasil yang signifikan secara statistik antara variabel kepadatan jaringan ikat pada kanker payudara dan penyakit fibrokistik (p0.05).Terdapat perbedaan bermakna jaringan ikat antara kanker payudara dengan penyakit fibrokistik. Sementara luas morfologi kelenjar pada kanker payudara lebih besar dibandingkan penyakit fibrokistik
Journal ArticleDOI
Performance
Metrics
No. of papers from the Journal in previous years
YearPapers
20235
20226